He{R}ly

Foto saya
Jakarta, Indonesia
"Biar miskin asal SoMBonG... Lakukanlah yg bisa kt lakukan hari ini, Life is short... tp HiDuP hrs di buat SENANG... oK" GBU

Senin, 22 Desember 2008

Animasi Grafik Komputer

1. SEJARAH ANIMASI

Animasi merupakan suatu teknik yang banyak dipakai di dalam dunia film dewasa ini, baik sebagai suatu kesatuan yang utuh, bagian dari suatu film, maupun bersatu denan film live. Duna film sebetulnya berakar dari fotografi, sedangkan animasi berakar dari dunia gambar, yaitu ilustrasi desain grafis (desain komunikasi visual). Melalui sejarahnya masing-masing, baik fotografi maupun ilustrasi mendapat diensi dan wujud baru di dalam film live dan animasi.

Dapat dikatakan bahwa animasi merupakan suatu media yang lahir dari dua konvensi atau disiplin, yaitu film dan gambar. Untuk dapat mengerti dan memakai teknik animasi, kedua konvensi tersebut harus dipahami dan dimengerti. Film biasa dipakai untuk merekam suatu keadaan atau mengemukakan sesuatu. Film dipakai untuk memenuhi suatu kebutuhan umum yaitu mengomunikasikan suatu gagasan, pesan, atau kenyataan. Karena keunikan dimensinya dank karena sifat hiurannya, film telah diterima sebagai salah satu media audio visual yang paling popular dan digemari. Karena itu juga dianggap sebagai media yang paling efektif.

Untuk dapat mempergunakan media film ada dua masalah pokok yang harus dihadapi yaitu masalah teknis film, dan masalah teknik mengemukakan sesuatu dengan film atau bisa disebut teknik presentasi.

2. SIKAP ASAS FILM ANIMASI

Film animasi berasal dari dua disiplin, yaitu film yang berakar pada dunia fotografi dan animasi yag berakar pada dunia gambar. Secara mendasar pengertian film yang menyeluruh sulit dijelaskan. Baru dapat diartikan kalau dilihat dari konteksnya, misalnya dipakai untuk potret negative atau plat cetak, film mengandung pengertian suatu lembaran pita seluloid yang diproses secara kimia sebelum dapat dilihat hasilnya atau yang berhubungan dengan cerita aatu lakon. Film mengandung pengertian sebagai gambar hidup atau rangkaian gambar-gambar yang ergerak menjadi suatu alur cerita yang ditonton orang, bentuk flm yang mengandug unsure dasar cahaya, suara, dan waktu.

Teknik film animasi, seperti halnya film hidup, dimungkinkan adanya perhitungan kecepatan film yang berjalan berurutan antara 18 sampai 24 gambar tiap detiknya. Gambar yang dproyeksikan ke layer sebetulnya tidak bergerak, yang terlihat adalah geraka semu, terjadi pada indra kita akibat perubahan kecil dari satu gambar ke gambar lain, adanya suatu fenomena yang terjadi pada waktu kita melihat yang disebut ‘persitence of vision’ sehingga menghasilkan suatu ilusi gerak dari pandangan kita.

3. ASAL MULA TEKNIK FILM ANIMASI

Keinginan manusia untuk membuat gambar atau santiran(image) yang hidup dan bergerak sebagai perantara dari pengungkapan mereka, merupakan perwujudan dari benuk dasar animasi yang hidup berkembang.

Kata “animasi” itu sendiri sebenarnya penyesuaian dari kata “animation” (dalam bahasa inggis), berasal dari kata dasar “to animate”, dalam kamus umum Inggris-Indonesia berarti “menghidupkan”. Orang mesir kuno menghidupkan gambar mereka dengan urutan gambar-gambar para pengulat yang sedang bergumul, sebagai dekorasi dinding.

4. BEBERAPA JENIS TEKNIK FILM ANIMASI

Berdasarkan materi atau bahan dasar obyek animasi yang dipakai, secara umum jenis teknik film animasi digolongkan dua bagian besar yaitu :

1. Film animasi Dwi-matra (Flat Animation)

Jenis film animasi ini seluruhnya menggunakan bahan papar yang dapat digambar di atas permukaannya. Disebut juga jenis film animasi gambar sebab hamper semua obyek animasinya melalui runtunkerja gambar. Semua runtun kerja jenis film animasi ini dikerjakan di atas bidang datar atau papar. Beberapa jenis film animasi dwi-matra :

a. Film Animasi ‘sel’(Cel Technique)

Jenis film animasi ini merupakan teknik dasar dari film animasi kartun (cartoon animation). Teknik animasi ini memanfaatkan serangkaian gambar yang dibuat di atas lembaran plastic tembus pandang.

b. Film Animasi Potongan (Cut-out Animation)

Jenis film animasi ini termasuk penggunaan teknik yang sederhana dan mudah. Figur atau obyek animasi dirancang, digambar pada lembaran kertas lalu dipotong sesuai dengan bentuk yang telah dibuat dan diletakkan pada sebuah budang datar sebagai latar belakangnya. Pemotretan dilakukan dengan menganalisis langsung tiap gerakan dengan tangan, sesuai dengan tuntutan cerita.

c. Film animasi bayangan (Silhoutte Animation)

Seperti halnya pertunjukkan wayang kulit, jenis film animasi ini menggunakan cara yang hampir sama, figur atau obyek animasi berupa bayangan dengan latar belakang terang, karena pencahayaannya berada dibelakang layar.

d. Film animasi Kolase (Collage Animation)

Yang selalu berhubungan dengan jenis film animasi ini adalah sebuah teknik yang bebas mengembangkan keinginan kita untuk menggerakkan obyek animasi semaunya di meja dudukan kamera. Teknik ini cukup sederhana dan mudah dengan beberapa bahan yang bisa dipakai.

e. Penggambara Langsung Pada Film

Tidak seperti film animasi lainnya, jenis film animasi ini menggunakan teknik,penggambaran obyek animasi dibuat langsung pada pita seluloid baik positif atau negatif,tanpa melalui runtun pemotretan kamera “stop frame”, untuk suatu kebutuhan karya seni yang bersifat pengungkapan.

2. Film animasi Tri-matra (Object Animation)

Secara keseluruhan, jenis film animasi tri-matra menggunakan teknuk runtun kerja yang sama dengan jenis film animasi dwi-matra, bedanya, obyek animasi yang dipakai dalam wujud tri-matra. Denagn memperhitungkan, karakter obyek animasi, sifat bahan yang dipakai, waktu, cahaya dan ruang. Berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan, termasuk dalam jenis film animasi ini adalah :

a. Film Animasi Boneka (Puppet Animation)

Obyek animasi yang dipakai dalam jenis film ini adalah boneka dan figure lainnya, merupakan penyederhanaan dari bentuk alam benda yang ada, terbuat dari bahan-bahan yang menpunyai sifat lentuk (plastic) dan mudah untuk digerakkan sewaktu melakukan pemotretan bingka per bingkai.

b. Film Animasi Model

Obyek animasi tri-matra dalam jenis film ini berupa macam-macam bentuk animasi yang bukan boneka dan sejenisnya, seperti bentuk-bentuk abstrak.

c. Pixilasi (Pixilation)

Jenis film animasi tri-matra yang memakai figure manusia sebagai obyek animasi. Pixilasi adalah suatu teknik pemotretan dimana manusia berbuat atau melakukan sesuatu adegan seperti boneka, sama halnya yang dilakukan dalam film animasi pada umumnya.



Membuat Efek Animasi Grafik Fungsi dengan Maple

Maple menyediakan perintah untuk membuat efek animasi pada grafik fungsi. Efek animasi yang muncul memvisualisasikan proses membuat grafik melalui penggabungan titik demi titik.Perintah untuk membuat efek animasi dari suatu grafik fungsi 2 dimensi adalah:> with(plots):> animatecurve(fungsi, domain);

Perintah with(plots) digunakan untuk mengaktifkan paket plots, karena perintah animatecurve() hanya bisa dijalakan setelah paket plots aktif.
Sebagai contoh, misalkan akan dibuat grafik animasi untuk fungsi f(x) = sin(x) pada domain [0, 2Pi].> with(plots):> animatecurve(sin(x), x=0..2*Pi);
Setelah perintah tersebut diberikan, Maple tidak langsung menampilkan efek animasi pada grafik. Untuk menjalankan efek animasinya dengan melakukan klik kanan pada grafik, selanjutnya pilih menu ‘animation’, dan terakhir pilih ‘play’.


Menggambar Grafik 3 Dimensi dengan Maple

cara membuat grafik fungsi 2 dimensi dengan Maple. Untuk artikel ini akan dibahas cara membuat grafik fungsi 3 dimensi.Diberikan sebuah fungsi z = f(x, y). Apabila fungsi tersebut akan dibuat grafik 3 dimensinya pada domain [a, b] untuk x dan [c, d] untuk y, maka sintaks perintahnya adalah:> plot3d(f(x, y), x=a..b, y=c..d);
Sebagai contoh, akan dibuat grafik dari fungsi f(x, y) = sin(x) cos(y) pada [0, 5] untuk x dan [-3, 6] untuk y.> plot3d(sin(x)*cos(y), x=0..5, y=-3..6);
atau> f := (x, y) -> sin(x)*cos(y);> plot3d(f(x, y), x=0..5, y=-3..6);
Secara default, grafik 3 dimensi yang dihasilkan tidak disertai dengan gambar sumbu-sumbunya. Untuk menampilkan sumbunya, tambahkan option axes=boxed pada plot3d();> plot3d(f(x, y), x=0..5, y=-3..6, axes=boxed);
Sebagai latihan, silakan Anda buat grafik dari fungsi-fungsi berikut ini:
1. f(x, y) = 2 sin(x + y) cos(x), pada [0, 3Pi] untuk x dan [0, 2Pi] untuk y2. f(x, y) = 2*x^2 + y^2 + 3xy, pada [-3/5, 5] untuk x dan [-3/5, 5] untuk y


Mengubah opsi untuk gambar dan animasi pada halaman web
Dalam browser, tekan tombol Menu.
Klik Opsi.
Lakukan tindakan berikut yang mana saja:
Untuk berhenti menampilkan gambar, klik Konfigurasi Browser. Ubah field Tampilkan Gambar.
Untuk mengubah kualitas gambar, klik Properti Umum. Ubah field Kualitas Gambar.
Untuk mengubah berapa kali grafik animasi diulang, klik Properti Umum. Ubah field Ulangi Animasi.
Tekan tombol Menu. Klik
Klik Simpan Opsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar